Ibnu Batutah atau Muhammad bin Batutah yang bernama lengkap Abu Abdullah Al-Lawati At-Tanji bin Batutah adalah seorang kelahiran Tanjah, Maroko pada tanggal 25 Februari 1304 (703 Hijriah).  Kita seringkali mendengar penjelajah dunia seperti Vasco da Gamma,  Maropolo atau Bartolomeus Diaz dan juga Laksamana Chengho yang seringkali kita dengar sejarahnya saat duduk di bangku sekolah dulu.  Namun, ada juga penjelajah Muslim hebat yang menjadi rujukan dunia yaitu Ibnu Batutah. Mengelilingi puluhan negara pada abad ke-14 untuk mensyiarkan agama Islam dan juga melakukan perdagangan di sejumlah negara.  Ibnu Batutah menempuh perjalanan selama kurang lebih 120.000 kilometer atau sekitar 275 mil dan telah mendatangi sekitar 44 negara dalam misi penjelajahannya tersebut.  Ibnu Batutah muda sudah mendalami ilmu fikih sejak awal.  Perjalanannya di mulai dari Mekah untuk menunaikan ibadah haji dan tidak pernah kembali ke Maroko setelah 24 tahun lamanya bahkan untuk mengetahui bahwa anak dan ayahnya meninggal Ibnu Bathutah tidak mengetahuinya.  Perjalannya bukan perjalanan biasa.  Ibnu Bathutah juga mensyiarkan agama Islam di setiap negeri yang disinggahi dan juga melakukan perdagangan atau kerja sama juga mempelajari budaya di daerah tersebut.  Sultan Fez di Maroko memerintahkan juru tulis bernama Ibnu Juzai untuk menulis kisah perjalanan panjang Ibnu Batutah yang telah melakukan perjalanan kurang lebih 30 tahun lamanya. Kisah ini seakan mengajarkan bahwa dimanapun kita menjelajah Islam tetap menjadi yang utama. Langit tak akan lupa melihat setiap langkah di negeri yang telah disinggahi.  Dan sejarah yang mengukir indah dalam kisah penuh inspirasi.

-Nadya-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *